Keluarga, Impian, dan Masa Depan
Nama
saya Nathaniel Juniar, teman-teman saya biasa memanggil saya Nathan atau Niel.
Saya dilahirkan tanggal 6 Juni 1996 di Bandar Lampung. Nama ibu saya Lesmiatin
dan ayah saya Sirin. Ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-harinya
mengurus rumah, namun masih dapat mencari sepeser uang dengan membuka sebuah toko
kecil dirumah. Ayah saya adalah seorang guru SD honorer yang bekerja di salah
satu SD di Bandar Lampung sedangkan kakak saya bekerja di kantor tempat ayah
saya bekerja sebagai salah satu staf. Bermain music dan basket adalah hobi saya
sejak saya SD. Saya selalu bercita-cita untuk menjadi seorang artis atau
penyanyi terkenal nantinya. Bermain basket dan music sudah saya tekuni sejak
dari SMP. Kegiatan tersebut masih saya lakukan sampai sekarang setelah waktu
akademik selesai. Saya juga suka berenang diwaktu luang karena hal tersebut
bisa menjernihkan pikiran saya setelah berbagai aktifitas penat yang saya
lakukan.
Sebagai
seorang guru honorer SD di sekolah swasta yang hanya berpenghasilan pas-pasan,
ayah saya hanya mampu membiayai kehidupan kami sehari-hari. Untuk membeli
barang elektronik saja keluarga kami harus berhutang terlebih dahulu. Saya juga
hampir tidak melanjutkan sekolah saya ke SMA karena orang tua saya yang tidak
memiliki uang saat itu.
Bermain
musik sudah saya lakukan sejak kecil, sejak dari SD saya sudah belajar bermain
gitar bersama teman dan ayah saya. Semuanya itu tidaklah sia-sia selama saya di
SMP. Saat di SMP saya sering mengikuti berbagai lomba band yang diadakan
sekolah-sekolah didaerah saya.salah satunya adalah lomba band yang diadakan SMA
SMTI Bandar Lampung dan mendapatkan juara satu. Tidak hanya itu, untuk melatih
kemandirian saya, selama saya di SMP saya juga mengikuti kegiatan pramuka dan
mengikuti berbagai kompetisi. Berkat kerja keras yang saya lakukan di pramuka,
semuanya juga tidaklah sia-sia. Saya pernah memenangi lomba pramuka yang diadakan
salah satu sekolah di daerah saya, yaitu lomba jelajah rimba dan memenangkan juara
satu. Selama di SMA ini juga saya pernah memenangkan lomba Blog Competition
yang diadakan Sampoerna Foundation.
Saya
sangat suka hidup berasrama terkhususnya di Sampoerna Academy Bogor Campus,
dibalik semua anak berasal dari berbagai latar belakang, namun juga berbagai
dari seluruh profinsi di Indonesia. Yang paling saya kenang dan senangi hidup
di asrama ini adalah disaat teman saya memotong rambut saya. Bisa saya
bayangkan bagaimana kenangan itu tersimpan dan diceritakan kembali disaat saya
sudah dewasa nanti. Hidup berasrama juga memiliki keuntungan tersendiri yaitu
disaat ingin kerja kelompok untuk belajar, kita bisa dengan mudah untuk
berkumpul dan mengerjakan bersama-sama.
Semua
orang memiliki mimpi, dan begitupun saya. Saya memiliki mimpi dan tujuan untuk
memajukan kehidupan ekonomi keluarga saya serta tetangga-tetangga saya. Membuka
lapangan kerja baru bagi orang-orang pengangguran dan menaikkan kualitas
hidupnya. Semuanya itu dimulai dari hal yang terkecil lalu yang terbesar dan
semua hal itu bermulai dari mimpi. Setelah lulus dari SMA Sampoerna Academy
ini, saya memiliki keinginan untuk melanjutkan ke universitas dan bekerja di
bidang perminyakan atau pertambangan. Saya menginginkan pekerjaan dibagian
tersebut karena saya melihat bahwa perminyakan di dunia ini sangatlah
menjanjikan. Dan saya yakin bahwa saya bisa dan dapat melakukan semua hal
tersebut dengan bantuan Tuhan Yang Maha Kuasa.